SuaraLokal — Sebuah insiden mengejutkan mewarnai gelaran konser grup musik pop-dangdut hip-hop asal Yogyakarta, NDX A.K.A. Sesi interaktif berbasis platform digital yang ditayangkan langsung di layar LED panggung utama justru berujung kontra akibat maraknya pesan-pesan tak senonoh dan tidak pantas yang lolos ke hadapan publik.
Sesi interaktif tersebut sejatinya dirancang panitia penyelenggara untuk meningkatkan antusiasme penonton, di mana para penggemar yang hadir dapat mengirimkan pesan singkat, pesan salam, maupun tanggapan secara real-time yang langsung ditampilkan pada layar panggung.
Namun, absennya mekanisme penyaringan (filtering) atau kurasi konten yang ketat dimanfaatkan oleh oknum-oknum penonton tidak bertanggung jawab. Di tengah berlangsungnya acara, sejumlah pesan bernada vulgar, ajakan tak senonoh, hingga narasi berbau pelecehan verbal tampak jelas di layar raksasa yang menjadi pusat perhatian ribuan pasang mata.
Sontak kejadian ini memicu kemarahan dan rasa tidak nyaman dari para pengunjung yang hadir, terutama penonton wanita dan keluarga. Rekaman video dan tangkapan layar yang memperlihatkan tulisan-tulisan tak pantas tersebut dengan cepat menyebar luas di platform media sosial seperti TikTok dan X (Twitter), memicu gelombang kritik pedas dari warganet.
Tuai Kritik Pedas dan Desakan Evaluasi
Sebagian besar netizen menyesalkan kelalaian pihak Event Organizer (EO) yang dinilai kurang siap dalam mengantisipasi potensi penyalahgunaan teknologi interaktif di ruang publik. Penggunaan fitur interaktif tanpa tim moderasi aktif dianggap riskan dan mencoreng estetika pertunjukan musik.
“Sangat disayangkan fitur yang tujuannya seru-seruan malah disalahgunakan. Pihak penyelenggara seharusnya punya tim filter cepat untuk menyaring kalimat yang mengandung unsur pornografi, SARA, atau ujaran kebencian sebelum tampil di layar,” tulis salah satu warganet di kolom komentar media sosial.
Di sisi lain, publik juga menyoroti etika penonton yang dinilai masih minim kesadaran dalam memanfaatkan fasilitas publik secara bijak. Kasus ini menambah daftar panjang dinamika serta tantangan dalam tata kelola hiburan ruang terbuka, di mana pengawasan teknis dan kedewasaan penonton menjadi kunci utama kenyamanan bersama.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen NDX A.K.A maupun penyelenggara acara terus mendapat desakan dari publik untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta memberikan klarifikasi resmi guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di konser-konser mendatang.
