Heboh Sebutan ‘Londo Ireng’, Ini Cara Istana Ngeles!

SuaraNasional – Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, akhirnya memberikan klarifikasi resmi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, terkait penggunaan istilah Londo Ireng yang dilontarkan Presiden Prabowo Subianto. Istilah tersebut belakangan ini memicu polemik publik hingga kritik dari sejumlah organisasi pers, LSM, dan pengamat. Hasan menegaskan bahwa sebutan tersebut bukan dialamatkan kepada masyarakat umum, jurnalis, maupun lembaga swadaya masyarakat secara menyeluruh, melainkan hanya bentuk sindiran untuk sebagian kelompok tertentu yang gemar memicu kegaduhan dan bersikap pesimis terhadap kemajuan bangsa.

Menurut penjelasan Hasan Nasbi, kritik terkait istilah tersebut wajar terjadi dalam ruang demokrasi karena kebebasan berpendapat seharusnya berlaku dua arah. Jika pihak luar bebas mengkritik kebijakan pemerintah, pemerintah pun berhak memberikan tanggapan atau gambaran balik terhadap kelompok-kelompok yang dinilai bekerja demi kepentingan tertentu atau meragukan potensi negaranya sendiri. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus memupuk rasa percaya diri, memperbanyak narasi optimisme, dan mengurangi pesimisme agar Indonesia dapat melangkah dan berkembang lebih cepat.