SuaraLokal – Peristiwa tragis menimpa Muh. Afdal (31), seorang guru yang mengajar di SDN 017 Balikpapan Timur. Warga yang berdomisili di Perumahan Neo Lambada, Kelurahan Lamaru tersebut diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang setelah ia memberanikan diri menegur sejumlah siswa atau remaja yang kedapatan sedang merokok di lingkungan sekitar. Kasus kekerasan terhadap tenaga pendidik ini pun langsung menarik perhatian publik serta aparat kepolisian setempat.
Berdasarkan kronologi kejadian, insiden bermula saat Afdal melihat sejumlah remaja sedang merokok di area yang tak jauh dari lingkungan sekolah. Sebagai seorang pendidik yang bertanggung jawab menjaga ketertiban dan norma, Afdal mendatangi kelompok tersebut untuk memberikan teguran agar mereka menghentikan aksi merokoknya. Namun, teguran berniat baik dari sang guru justru direspon negatif oleh para pelaku. Diduga tidak terima ditegur dan merasa tersinggung, kelompok remaja tersebut tersulut emosi hingga akhirnya melakukan aksi penganiayaan dan pengeroyokan secara bersama-sama terhadap korban.
Pasca-kejadian pengeroyokan tersebut, Afdal yang mengalami luka-luka langsung mendatangi Markas Polsek Balikpapan Timur untuk melaporkan tindakan kriminal yang dialaminya. Pihak kepolisian segera merespons laporan korban dengan mengarahkannya menjalani pemeriksaan medis dan visum et repertum guna memperkuat alat bukti atas tindak kekerasan fisik yang menimpanya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Intelkam Polsek Balikpapan Timur mengumpulkan bahan dan keterangan (Pulbaket) guna mengusut tuntas peristiwa ini. Kapolsek Balikpapan Timur melalui AKP Much Chusen mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan resmi dan saat ini sedang melakukan pemeriksaan lanjutan, baik terhadap korban maupun saksi-saksi yang berkaitan dengan insiden pengeroyokan tersebut. Kepolisian berkomitmen untuk mendalami identitas para pelaku dan memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku demi menjamin keselamatan tenaga pengajar di wilayah hukum Balikpapan Timur.
