Begal Merajalela! Polda Jabar Izinkan Warga Tindak Tegas Begal tapi Jangan Sampai M*ti

SuaraLokal — Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat memberikan ruang bagi masyarakat untuk melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan jalanan, khususnya begal. Namun, pihak kepolisian menegaskan agar tindakan bela diri atau penindakan oleh warga tersebut tetap dilakukan secara terukur dan tidak sampai menimbulkan kematian maupun cacat permanen.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengonfirmasi bahwa arahan untuk bertindak tegas tersebut disampaikan langsung berdasarkan kebijakan Kapolda Jabar. Langkah ini diambil sebagai respons atas maraknya aksi pencurian dengan kekerasan (begal) dan tindak kejahatan jalanan (C3: curat, curas, curanmor) di sejumlah wilayah Jawa Barat, seperti Kota Bandung.

“Perintah Pak Kapolda adalah tindak tegas terukur. Itu tidak hanya berlaku kepada polisi, kepada masyarakat pun boleh, dengan catatan tetap tegas dan terukur. Jangan sampai menimbulkan akibat yang fatal, seperti meninggal dunia atau cacat permanen,” ujar Hendra.

Hendra menjelaskan bahwa perlawanan dari masyarakat pada dasarnya berfungsi sebagai upaya perlindungan diri (self-defense) atau pengamanan sementara sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian.

Peningkatan Patroli dan Apresiasi Peran Warga

Untuk menekan angka kejahatan jalanan yang meresahkan, Polda Jabar memperketat pengamanan dan memperbanyak personel di lapangan. Patroli difokuskan mulai tengah malam (pukul 00.00 WIB) hingga dini hari, terutama pada akhir pekan dan hari libur.

Selain meningkatkan patroli malam, Polda Jabar mengapresiasi peran aktif masyarakat yang sering membagikan informasi atau rekaman video aksi kejahatan di media sosial. Informasi tersebut dinilai sangat membantu kepolisian dalam mengidentifikasi pola kejahatan, mendeteksi lokasi rawan, hingga menangkap para pelaku secara lebih cepat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang aktif melapor maupun memposting kejadian-kejadian tersebut. Itu bentuk kepedulian terhadap situasi kamtibmas di Jawa Barat dan sangat membantu kami dalam penelusuran,” tambah Hendra.

Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh Kapolres dan Kapolsek di wilayah Jawa Barat untuk memperkuat pencegahan serta menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan warga. Masyarakat diminta untuk segera menghubungi kantor polisi terdekat atau layanan darurat kepolisian saat menemukan tindakan mencurigakan atau berada dalam situasi terancam.